-
Ibadah yang sejati
Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Saudaraku yang di kasihi Tuhan kitaYesus Kristus, ada suatu pergumulan yang terjadi di jemaat Roma kala itu, yang membuat hati dan perasaan seorang rasul Paulus menjadi ingin campur tangan dalam meluruskan jalan dan perkembangan jemaat di roma kala itu.
Kelihatannya jemaat roma kala itu sedikit keliru dalam memaknai arti sebuah persembahan, sehingga Tuhan Allah melalui hambanya rasul Paulus, mengirimkan sebuah pesan. Yang demikian, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Mungkin kala itu jemaat roma memaknai, bahwa persembahan itu harus berupa barang secara harafiah. Seperti : pisang, uang, atau barang barang yang lain yang mereka punya. Ya memang itu tidak salah si, tapi pada hakekatnya persembahan itu bukan hanya berupa barang duniawi saja. Karena itulah saudaraku terkasih Tuhan Allah melalui rasul Paulus berfirman. Agar warga jemaat tidak keliru dalam memaknai arti persembahan yang sebenarnya.
Tuhan Allah lebih menghendaki, tubuh kita, jiwa raga kita, adalah sebagai persembahan yang hidup, kudus dan tentu berkenan kepada NYa, karena itu adalah merupakan ibadah yang sejati. Jadi saudaraku terkasih, tidak ada ibadah yang lebih baik dan layak kepada Tuhan kecuali persembahan hidup dan kehidupan kita, tubuh dan jiwa raga kita. Karena percuma kita rajin ke gereja, rajin ikut persekutuan tapi tingkah laku kita tetap tidak berubah menjadi lebih baik seperti yang di kehendaki oleh Tuhan.
Saudaraku yang terkasih, mempersembahkan tubuh kita, jiwa raga kita sebagai ibadah yang sejati, berarti kita harus berani menanggalkan perbuatan perbuatan yang Tidaka baik, kita harus bertekat dan berani meninggalkan dosa dosa kita, yang ternyata selama ini menjadi penghalang berkat Tuhan buat hidup kita.
Sekarang marilah kita kembali kepada jati diri kita yang sebenarnya, yaitu sebagi anak anak allah. Kita ini sudah di panggil dan dipilih oleh Allah untuk menjadi penyambung lidah Tuhan di dunia, di mana kita tinggal. Kita telah di pilih dan di panggil oleh Tuhan Allah untuk bisa menjadi jalan berkat bagi sesama yang membutuhkan. Karena itu saudaraku terkasih, marilah kita terus memohan agar kita senantiasa di beri kekuatan untuk bisa melakukan kehendakNya, dan mari kita terus membiasakan hidup dengan seturut Perintahnya. Dan terus berusaha untuk bisa mempersembahkan tubuh kita, hidup dn kehidupan kita, dalam sebuah tindakan nyata dalam kehidupan kita hari lepas hari, karena itu adalah merupakan ibadah kita yang sejati. Tuhan Yesus memberkati. Amien.

By : Sudah mah itu d syangg.
-
UANG
Ibrani 13:5
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
Saudaraku terkasih, apa arti atau difinisi dari uang. Uang menurut pendapat saya adalah, suatu alat tukar yang syah yang dapat di terima umum. Jadi kalau kita menginginkan segala sesuatu yang kita inginkan dan kita tdk punya. Kita bisa membelinya menukarnya dengan uang yang kita punya. Lebih uniknya, bukan hanya barang yang bisa kita tukar atau beli dengan uang, hidup dan kehidupan manusia pun bisa di tukar dengan uang, jabatan, kedudukan bahkan iman seseorang pun bisa ditukar dengan uang. Kita masih ingat dengan seorang yudas iskariot yang pernah menjual Tuhan Yesus dengan beberapa keping uang.
Saudara terkasih, pada kenyataan hidup di era sekarang ini, memang uang bukan segalanya, akan tetapi sekarang ini segalanya itu butuh uang. Oleh karena itu, sekarang ini banyak orang yang berlomba lomba untuk mendapatkan segalanya dengan cara mengumpulkan uamg sebanyak banyaknya dengan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Sekarang tidak sedikit orang menjadi gila, gila jabatan, gila kedudukan gila hormat, yang pada akhirnya semuanya itu hanya untuk memperkaya diri dan mendapatkan uang yang sebanyak banyaknya. Hidup manusia menjadi gundah, hidup manusia menjadi tidak tenang, hidup manusia penuh kebimbangan semua hanya karena uang.
Memang, kayaknya pola pikir manusia sekarang sudah berubah. Mereka kebanyakan berfikir hanya uang yang mampu membuat hifupnya tenang, bahagia, nyaman dsb. Hal yang demikian ini lah yang justru menjadi perhatian Tuhan, sehingga melalui firmannya dalam ibrani 13:5 Tuhan mengingatkan pada umatNya termasuk kepada kita semua saat ini, Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
Saudara ku terkasih, janganlah menjadi hamba uang, itulah teguran dari Tuhan. Tuhan menghendaki umatnya tidak menghambakan diri pada uang, sebab uang tidak pernah dan tidak akan pernah bisa menjamin kehidupan seseorang menjadi bahagia, sedangkan.disini Tuhan allah menghendaki kehidupan setiap umatNya menjadi bahagia, Tuhan melelui firmanNya mengingatkan bahwa uang bukanlah segalanya dan segalanya juga bukan membutuhkan uang, sebab ada tertulis bahwa manusia hidup bukan hanya dari roti saja akan tetapi dari firman Tuhan. Dengan demikian bahwa Tuhan lah yang akan dan pasti menjamin kehidupan setiap umatNya, sekali kali Tuhan tidak akan pernah meninggalkan umatNya.
Karena itu baiknya tenangkan hati tenangkan diri dan menjadi bijaklah dalam berfikir dan dalam menghadapi setiap persoalan hidup di dunia ini, yakinkan diri, bahwa kita ini adalah umat ciptaan dan.pilihan Tuhan Allah dan sudah barang tentu Tuhan sendiri yang akan mencukupkan segala kebutuhan, hidup kita, Tuhan sudah dan telah berjanji, bahwa Dia sekali kali tidak akan pernah membiarkan kita, dan meninggalkan kita sendirian.
Sekali lagi ingatlah saudaraku semua, jaminan kebahagiaan hidup dan kehidupan kita bukanlah uang karena uang justru merupakan sumber malapetaka. Jaminan kebahagiaan bukanlah harta dan benda dunia akam tetapi jaminan hidup ini adalah segala firman TUHAN, percayalah saudaraku terkasihTuhan pasti membantu, saudaraku semua. Kiranya sedikit renungan ini menjadi jalan berkat Tuhan buat kita semua, TUHAN YESUS MEMBERKATI. Amien……

By : Sudarmajitudeyang
-
Pelaku firman
Bacaan : Roma 3 : 21 – 31
Roma 3:21-31 (TB) 21.Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi,
22.yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.
23.Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
24.dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
25.kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
26.Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.
27.jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!
28.karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.
29.Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain!
30.Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan baik orang-orang bersunat karena iman, maupun orang-orang tak bersunat juga karena iman.
31.Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya.Berbahagialah bagi kita yang mau mendengarkan dan melakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah membaca bacaan kita pada pagi hari ini, munculah sebuah Pertanyaan untuk kita, Adakah standar rohani yang dapat ditentukan untuk menerima pembenaran Allah? Bagaimana melakukan standar rohani itu? apakah dengan rajin beribadah, memberi banyak persembahan atau sikap-sikap tertentu yang dipandang sangat rohani di hadapan Tuhan, ataukah dengan berlaku taat sungguh-sungguh pada hukum dan perintah-perintah Tuhan?
Bapak, ibu serta saudara yang dikasihi Tuhan. Mari, kita melihat kembali bacaan kita, perikop pada pagi hari ini berisikan tentang Pengajaran. Pengajaran tentang penggenapan nubuat yaitu Tindakan penebusan Allah dalam lingkup dosa manusia. Melalui Tindakan Penebusan, Dia (Allah) dengan cara yang adil memulihkan hubungan-Nya dengan kita serta membebaskan kita dari kuasa dosa dan maut. Pengajaran ini mau menegaskan bahwa, pemulihan hubungan manusia dengan Allah terjadi bukan karena perbuatan atau perilaku berdasarkan hukum Taurat. Melainkan bagaimana respons kita terhadap tindakan penebusan Allah itu
rasul Paulus mau menegaskan bahwa, Pembenaran, penebusan dan pendamaian dari Allah kepada setiap manusia tidak dilihat sebagai suatu tindakan yang terjadi dengan sendirinya, bukan juga karena perbuatan baik dan bukan suatu tindakan yang baik, bukan juga karena perbuatan baik dan bukan pula berpatokan atau berdasarkan pada ketaatan terhadap hukum Taurat, melainkan karena Iman kepada Yesus KKristu, dan karena Kasih Karunia Allah. Keadaan manusia yang berdosa itulah yang menempatkan manusia pada kehidupan yang tidak sesuai dengan standar yang Allah kehendaki, dan keadaan inilah yang membuat manusia tidak memiliki kemuliaan Allah.
Tindakan-tindakan seperti pembunuhan, pemerkosaan, pencurian, perselisihan, kemarahan, perzinahan, dan sebagainya yang bertentangan dengan hukum-hukum Allah adalah perbuatan yang tidak menggambarkan kemuliaan Allah, dan menjadi gambaran bahwa inilah gaya hidup dari manusia yang telah kehilangan kemuliaan Allah.
Karena semua manusia sudah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah, maka Allah-lah yang menentukan jalan keselamatan. Pembenaran, Penebusan dan Pendamaian berlaku karena Anugerah Allah di dalam Yesus Kristus. Itu berarti bahwa tindakan anugerah Allah memperlihatkan ketidak-berdayaan manusia menolong diri sendiri untuk hidup dalam kemuliaan Allah. Tanpa Yesus Kristus, manusia hanyalah terdakwa yang pantas menerima hukuman mati.
Rasul Paulus dengan jelas menolak sikap manusia yang menganggap perbuatannya sebagai jasa atas tindakan pembenaran, penebusan dan pendamaian yang dikerjakan Allah. Disini Paulus menegaskan bahwa, tindakan Pembenaran, Penebusan dan Pendamaian adalah Anugerah cuma-cuma yang didapatkan manusia dari Allah hanya oleh karena iman kepada Yesus Kristus.
Bapak ibu serta saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Pembenaran, Penebusan dan Pendamaian yang kita terima secara cuma-cuma dari Allah, bukan untuk kita sendiri, tetapi juga diberikan kepada semua orang. Oleh sebab itu, kita dituntut untuk dapat menempatkan diri dengan tepat sebagai penerima anugerah cuma-cuma dan menjadi penyalur anugerah Allah bagi sesama.
Sekali lagi saudaraku terkasih, sebagai penerima anugerah, dari Tuhan kita harus bisa menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar, serta menempatkan diri dengan baik, kapan dan di mana kita harus melakukan perbuatan perbuatan yang baik. dan hidup seyokgyanya juga bisa menjadi berkat bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati..amien.
BY : Sudarmajitudeyang
-
Cermin kehidupan
Cermin adalah sebuah kaca yang sebagiam sisinya di cat atau di gelapkan agar bisa memantulkan bayangan apapun yang di taruk di depannya, sisal bila wajah kita di taruh di muka cermin kita bisa melihat nagaimana keadaan wajah kita yang sebenarnya. Itulah salah satu fungsi dari cermin.
Kehidupan bisa di katakan sebagai rutinitas atau kegiatan rutinitas yang di lakukan oleh setiap mahkluk hidup. Saudaraku terkasih firman Tuhan yang terdapat pada..
Yakobus 1:19-24
19.Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;
20.sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.
21.Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.
22.Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.
23.Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.
24.Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.Saudaraku terkasih, hidup didunia ini dan dimanapun kita berada, dalam menjalankan hidup dan kehidupan, sudah barang tentu ada aturannya, (peraturan/undang-undang) agar semuanya bisa berjalan dengan baik dan teratur, tak berbenturan antara satu dengan yang lain.
Begitu juga kehidupan orang orang yang beriman yang percaya dengan adanya Tuhan. Semua juga ada aturannya. Kita sebagai orang kristen yang percaya kepada Tuhan kita Yesus Kristus juga harus taat pada aturan yang di tentukan dalam firmanNya, agar kita juga terus bisa menikmati berkat berkatnya.
Saudaraku terkasih dalam nama Tuhan, Berikut dalam bacaan kita di atas tadi, yang menjadi nats kita hari ini adalah pada ayat nya yang ke 23b, yang demikian bunyinya,” sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin ”
Kitap suci adalah suatu kumpulan peraturan yang dibuat oleh Tuhan untuk setiap orang yang beriman/yang percaya kepada Tuhan agar hidupnya bisa berjalan teratur dan penuh dengan kedamaian. Tuhan itu memang selalu mempunyai rencana yang indah buat kehidupan manusia, karena pada dasarnya TUHAN ALLAH itu memang tidak suka melihat hidup umatnya senantiasa hidup dalam penderitaan. Karena itulah Tuhan Allah membuat aturan hidup yang tertuang dalam firmanNya dan terkumpul dalam satu wadah yaitu ALKITAB. Akan tetapi pada kenyataan nya masih sangat banyak kita menemui kehidupan manusia di dunia ini yang menderita, kita masih sering melihat kehidupan manusia dalam kemunafikan, dalam kekerasan, saling menfitnah, saling menghujat bahkan lebih dari itu ada yang justru salingmembunuh, sehingga membuat suasana hidup lebih mencekam, membuat hidup tidak lagi aman, membuat hidup lebih sengsara, mrncari rejeki lebih susah yang pada akhirnya nekat dan.menghalalkan segala cara untuk memenuhi ambisinya, saudara ini semua terjadi karena manusia sudah tidak taat lagi pada aturan yang telah di tetapkan oleh Tuhan melalui firmanNya, manusia masih kurang sabar kurang tekun dalam menjalankan usaha dan pekerjaannya sehingga mereka gampang putusasa.
Memang kelihatannya banyak orang yang suka membaca mendengarkan firman Tuhan, tapi itu hanya sebatas saja, sebatas membaca, sebatas mendengarkan dan tak pernah di resapi apalagi di lakukan. Dengan demikian firman itu hanya bagai cermin belaka, karena habis dilihat di baca terus lupa maknanya. Pada hal sebenarnya hidup ini cukup simpel, karena sebesar apapun beban persoalan hidup di dunia ini kalau kita taat dan hanya mengandalkan Tuhan semuanya akan terasa ringan. Saudaraku semua dimanapun berada, sebelum kita jauh melangkah mengarungi samudra kehidupan ini, mari kita masing masing introspeksi diri dan bercermin pada diri sendiri, sejauh mana kesalahan dan dosa yang kita lakukan dan sejauh mana pula kebaikan yang sudah kita perbuat, karena itu jelas akan mempengaruhi berkat yang akan kita terima dari Tuhan. Dan hati kita adalah cermim kehidupan yang sebenarnya, karena didalam hati, pahala dan dosa berpadu. ( A heart is the mirror of life ). Tuhan Yesus memberkati. Amien.

By : Sudarmajitudeyang
-
Sang juara
Markus 5:34 a
Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.
saudara ku yang berbahagia di dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus, kalau kita lihat dan hayati vidio di atas tadi, mampu membuat kita lebih bersemangat lagi dalam menghadapi hidup dan menjalankan kehidupan di dunia ini. yang tadinya hampir kita tak berdaya dlm menghadapi masalah hidup ini, boleh di katakan kita hampir memyerah pada keadaan. akan tetapi setelah kita melihat dan hayati vidio di atas, semangat perjuangan kita sepertinya muncul lebih kuat lagi, kita punya harapan baru yang lebih menjanjikan.
saudaraku semua yang terkasih, sebagai dasar, pendalaman firman pada saat ini, kami ambil dari perjanjian baru yaitu dari, markus 5 ayat 34a yang demikian bunyunya. Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. iman adalah suatu keyakinan, suatu kepercayaan, percaya pada suatu yang tidak kelihatan, akan.tetapi kuasanya bisa kita rasakan, itulah iman. saya rasa kita semua setuju, kalau kita ini adalah orang orang yang beriman hanya pada Tuhan, kita percaya akan kuasa Tuhan mampu merubah segalanya menjadi lebih baik lagi. kita percaya kuasa Tuhan mampu membuat hidup kita bisa berhasil, bisa sukses, bisa lebih berpengharapan. karena kuasa Tuhan, kita juga percaya hidup kita akan lebih tenang damai penuh dengan berkat.
tetapi saudaraku semua, pada kenyataanya, tidak jarang kita mudah putus asa, frustasi, sering mengeluh dan tidak sabar dalam menanti janji janji Tuhan, sehingga kita sering melakukan apapun yang kita anggap baik buat kita, kita sering melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dg cara cara instan, yang justru itu semua tidak berkenan di hati Tuhan, sehingga kita sering jatuh dan seakan tak mampu bangkit kembali.
pada saat iniTuhan Allah melalui anakNya yang tunggal,Tuhan Kita Yesus akristus, mengingatkan pada kita semua. ” Hai anak kui imanmu telah menyelamatkan engkau.” ini sangat jelas dang sangat gamblang sekali, bahwa iman itu sangat pegang peranan penting dalam hidup ini, sebab karena iman bisa membuat hidup seseorang berantakan, dan karena iman pula hidup seseorang semakin hari semakin terberkati.
sekarang bagaimana dengan hidup saudara dan saya, dalam menghadapi kenyataan hidup di dunia ini, apakah kita masih punya iman yang kuat, untuk menyambut harapan baru, apakah kita masih punya iman yang kuat untuk nenyambut janji Tuhan buat kebaikan hidup kita? .
sebagai anak anak Tuhan sudah selayaknya kita berjiwa besar dalam menghadapi setiap permasalahan hidup, dan yakin seyakin yakin nya bahwa kita sebagai juaranya. sebagai sang juara kita tentunya harus kuat menanggung segalanya, karena Tuhan ada di pihak kita. sebagai sang juara kita harus sabar dan terus berjuang untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik sesuai dengan.janji Tuhan
meskipun tidak jarang kita gagal, jatuh, dalam menjalankan tugas kehidupan kita, tapi biarlah,karena kejatuhan dan kegagalan itu, bukanlah akhir dari segalanya, akan tetapi justru awal dari keberhasilan yang kita nanti nantikan, oleh karena itu terus lah berjuang dengan sabar dan tetaplah semangat, jangan putusasa dan tentu juga jangan mengeluh yakin lah iman mu menyelamatkan, fan itulah salah satu janji Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Amien.

by : Sudarmajitudeyang
-
Identitas
Bacaan : Roma 8 : 1 – 11Roma 8:1-11 (TB)
1.Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. 2.Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
3.Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,
4.supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.
5.Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
6.Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
7.Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.
8.Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
9.Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.
10.Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.
11.Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.Shalom bapak ibu, serta saudara yang di kasih Tuhan.
Bacaan, kita pada pagi hari ini, merupakan bagian dari lekseonari GKJW, dengan Tema bulan eukumene “hidup bersama dalam kepedulian”
Ada sebuah cerita, ketika saya memperbaiki kartu ATM saya yang lupa password, ada seorang bapak-bapak yang berdebat dengan pak Satpam. Bapak-bapak ini menuntut agar dapat mengambil uangnya yg di simpan, padahal untuk mengambil uang tersebut dibutuhkan yang namanya KTP. Sedangkan bapak-bapak ini, tidak memiliki KTP, dengan alasan KTPnya hilang. Perdebatan terjadi cukup lama karena bapak ini memaksa untuk mengambil haknya, menuntut dengan nada emosi dan marah. Sedangkan pak Satpam melakukan sesuai dengan prosedur standar bank. Dan bapak yang berdebat pulang.
KTP merupakan benda kecil yang sering kali kita anggap enteng, sepele, padahal fungsi sebenarnya begitu besar, karena KTP merupakan penunjuk identitas seseorang.
Bapak, Ibu serta saudara yang di kasih Tuhan.
Bacaan kita pada pagi hari ini juga demikian. Rasul Paulus mau berbicara tentang identitas kita yang sesungguhnya. Firman Tuhan ini dimulai dengan penjelasan tentang identitas diri kita sebagai murid-murid Yesus. Firman Tuhan menggambarkan orang-orang yang di dalam Kristus adalah orang-orang yang dimerdekakan dari hukum dosa dan hukum maut.
Kata hukum dosa dan hukum maut menggambarkan sebagai kuasa dosa yang mengikat (seperti hukum yang mengikat kita) yang mengakibatkan kematian, baik jasmani maupun rohani dalam hidup kita
Sering kali kita menganggap hidup ini milik kita sendiri. Kita lupa bahwa kita hidup karena kasih Kristus yang telah membebaskan kita dari kuasa hukum dosa dan maut. Begitu kita lupa akan kasih Kristus, kita menjadi orang yang tak tahu berterima kasih. Ingat baik-baik identitas kita: kita adalah orang-orang yang dimerdekakan dari hukum dosa dan hukum maut karena kasih Kristus.
Firman Tuhan mengajarkan kepada kita bahwa jika seseorang percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, maka itu adalah hasil pekerjaan Roh Kudus. Hal itu berarti Roh Kudus tinggal dan berdiam di dalam diri orang percaya, Anda dan saya. Hidup di dalam Roh dipertentangkan dengan hidup di dalam daging. Apa artinya hidup di dalam daging? Hidup di dalam daging artinya hidup di dalam kendali daging, yang menunjuk pada arti totalitas keadaan manusia yang lemah dan dikuasai oleh dosa.Hidup di dalam daging mengarahkan manusia pada dosa. Hidup di dalam Roh mengarahkan manusia pada ajaran Kristus. Nah, firman Tuhan menegaskan identitas sebagai orang-orang yang telah dimerdekakan dari hukum dosa dan hukum maut harus ditindaklanjuti dengan perilaku kongkrit yang Tuhan harapkan : hidup di dalam Roh.
Didalam kehidupan keseharian kita, sudahkah kita hidup menurut roh, menurut firman Tuhan? Mari kita bersama-sama untuk mengingat kembali identitas diri kita yang sesungguhnya. Tuhan Yesus memberkati
by : Sudarmajitudeyang
-
INDAH PADA WAKTUNYA
Di dunia ini saya rasa tak ada satu orang pun yang mengetahui apa yang akan terjadi, esuk hari atau bahkan nanti. Bahkan seotrang pemimpin agamapun juga tidak.
Masalah apa yang akan terjadi di kemudian hari atau masalah hidup atau perjalanan hidup seseorang, itu adalah menjadi rahasia ilahi, atau hanya Tuhan yang mengetahui, sebagai manusia kita hanya bisa berharap, semoga suatu hal yang terbaik yang akan terjadi pada hidup kita.
Di dalam Pengkhotbah 3:11 Tuhan Allah berfirman, ” Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir “.
Manusia terlalu sering lupa dengan dirinya sendiri, lupa bahwa sebenarnya, kita ada di dunia ini adalah karena kuasa Tuhan. Karena begitu besar kurang percayanya manusia terhadap Tuhan, sehingga manusia terus berusaha mencari sesuatu yang dianggapnya mampu membuat hidupnya menjadi lebih baik lagi. Karena itu tidaklah heran kalau kita sering melihat, banyak orang yang jatuh bamgun, bahkan ada yang jatuh tidak bangun bangun karena mengejar sesuatu yang dianggapnya mampu merubah hidupnya menjadi lebih baik.
Sehingga banyak manusia menhalalkan segala cara, untuk menggapai tujuannya. Yaitu dengan cara cara yang kotor yang sering dilakukan oleh dunia. Diantaranya adalah : karena manusi berfikir bahwa hidupnya akan bahagia kalau mempunyai kedudukan yang baik dimasyarakat, manusia berfikir, bahwa dia akan bahagia kalau mereka, mempunyai banyak uang dsb. Mengatas namakan, demi kebahagiaan hidup, demi kedamain hidup manusia berani memfitnah sesamanya, manusia berani membunuh, manusia berani menghianati istri anak dll. Dikarenakan manusia memang ingin semuanya serba instan, cepat saji, manusia ingin cepat kaya, ingin cepat sukses. Manusia lupa bahwa hidup ini semua ada waktunya, ada malam ada siang, ada senang ada sedih, ada penderitaan dan juga tentu ada kebahagiaan.
Saudara ku terkasih, melalui pengkhotbah 3 ayat 11 Tuhan Allah mengingatkan kepada kita semua, bahwa segala sesuatu itu indah pada waktunya. Yaitu waktu yang ditentukan oleh Tuhan Allah sendiri, kapan itu, hanya Tuhan yang tahu. Karena itu percayalah hanya pada Tuhan saja jangan pada yang lain. Karena di dalam tangan Tuhan ada sebuah harapan, di tamgan Tuhan ada kedamaian, ada kebahagiaan kekal.
Memang Tuhan mengijinkan kita hidup menderita tapi Tuhan juga tidak senang melihat kita hidup terus dalam penderitaan, karena itu bersabarlah dalam penderitaan, karena dalam penderitaan ada kekuatan danTuhan pasti mberi kelegaan.
Tetaplah berjuang bersama Tuhan, untuk menggapai dan mewujutnyatakan sebuah impian, sebuah harapan dan kesuksesan. Tetap rajin lah bekerja dan tekun lah berdoa yakin dan percaya bahwa Tuhan pasti memberi yang terbaik, terbaik bagi kita juga terbaik bagi Tuhan. Satu hal yang harus kita ingat, bahwa Tuhan pasti akan membuat semuanya menjadi indah pada waktuNya. Tuhan Yesus memberkati. Amien.

By : Sudarmajitudeyang.
-
SANDARAN HIDUP
Bacaan Ayub 4 : 1 – 21
Nats, ayat :6
Bukankah takutmu akan Allah yang menjadi sandaranmu, dan kesalehan hidupmu
Saudara ku semua yang berbahagia, di dalam nama Tuhan. Saya yakin hari ini kita semua pasti terberkati dg cukup oleh Tuhan, amien !!!!!H
Di sini kita bicara tentang sandaran hidup sesuai dg judul di atas, dan tentu terlebih dahulu kita harus tau/mengerti apa yang di maksud dg sandaran itu, dalam kamus bahasa indonesia di paparkan bahwa sandaran itu berarti tempat untuk bersamdar atu bisa juga berarti harapan, dengan demikian berarti sandaran hidup mempunyai arti, di mana hidup kita harus kita sandarkan agar tidak jatuh/goyah, dimana hidup kita terus berharap agar tidak Saudaraku terkasih, dalam bacaan kita hari ini di ceritakan, yaitu perbincanganayub dg sahabat sahabatnya,disana ayub sepertinya di hina, di lecehkan, di cela, akan tetapi saudaraku terkasih ayub bukan lah orang yg lemah imannya, meskipun ayup dicobain sampai jatuh miskin, diserang penyakit bahkan sampai anak anaknya meninggal, ayup tetap percaya dan yakin bahwa apapun yg di alaminya semua adalah sepengetahuan Tuhan, ayub tetap percaya dan seluruh hidupnya hanya bersandar dan berharap pada Tuhan. Iman Ayub bapak dan ibu sungguh luar biasa, dalam kondisi hidup bagaimanapun, menderita bagai manapun, Ayub tetap yakin bahwa Tuhan pasti memberi pembebasan, pengeluaran dari penderitaan dan berkat yang luar biasa serta semuanya itu tentu tepat pada waktunya.
Nah saudaraku semua, sekarang bagaimana dg kita, lebih lebih didalam kita menghadapi kenyataan hidup didunia ini, yg semakin hari justru semakin banyak persoalan yang harus kita hadapi, baik itu persoalan kluarga, ekonomi, sosial dll masih banyak lagi.
Mungkin sebagai manusia kita ingin menjerit, meronta, menangis, kepada siapa kita harus minta pertolongan. Hebih menghadaapi situasi yg serba sulit karena kita semua sedang di peradapkan pada situasi pandemi covid 19/korona yang sedang melanda dunia, kemana mana kita sedang dibatasi ruang gerak kita, dan harus ekstra hati hati.
Sobatku semua yang berbahagia, saat ini Tuhan Allah melalui kitap ayub 4 : 6 mengingatkan kepada kita semua, apapun kondisi hidup kita saat ini, sebesar apapun persoalan hidup kita saat ini, harus nya kita tetap teguh dalam iman. Tetaplah bersandar dan terus berharap hanya pada Tuhan dan bukan pada yang lain, karena hanya Tuhan saja lah yang mampu menolong Dan menyelamatkan kita dari segala persoalan dan pendetitaan hidup yang kita alami. sekali lagi melalui sedikit tenungan ini kami ingin mengingatkan pada kita semua pada saudara dan saya Untuk terus jaga iman, tetap teguh, yakin dan sandarkan hidup kita sepenuhnya dg penuh harapan hanya pada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Amien.

Sudarmajitudeyang
-
Sandiwara kehidupam
Markus 11:24
Karena itu Aku berkata kepadamu : apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.
Saudaraku terkasih, ada sebuah lagu yang cukup tetkenal di masanya kala itu, ( coba kita simak lagu di bawah ini )
Hidup di dunia ini saudaraku, adalah tidak jauh beda dg sebuah pertunjukan atau sandiwara. Dan kita mau tidak mau harus ambil satu peran yang harus kita mainkan. Ada peran wajar dan ada pula peran yang berpura pura itu lah kehidupan di dunia ini, maka tidaklah heran apa bila kita sering melihat orang bertengkar, bercanda , bahkan tidak jarang pula kita melihat orang berprilaku aneh, orang korupsi dll dan memang begitukah kehidupan di dunia ini, layaknya sebuah sandiwara.
Saudaraku yang terkasih, apa hubungannya sandiwara kehidupan dengan firman Tuhan di atas tadi, Karena itu Aku berkata : apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Firman ini terucap itu di karenakan padawaktu itu bayak orang yang mengaku percaya pada Tuhan tapi ternyata doa doanya tidak pernah di jawab oleh Tuhan. Bayak orang yang mengaku percaya pada Yesus tapi hidupnya tidak terberkati. Ya ini terjadi karena pada waktu itu mereka salah mengambil peran dalam kehidupannya, mereka berperan bukan layaknya manusia, ya memang wujutnya manusia, tapi hatinya bak srigala yang siap menerkap siapa saja, kalan pun dan dimanapun berada.
Melihat hal yang demikian Tuha Allah prihatin, terhadap apa yang terjadi pada diri manusia, Tuhan Allah prihatin melihat jalan kehidupan manusia, yang kalau di biarkan semakin lama semakin mendekati jalan kehancuran.
Karena itulah Tuhan berfirman, ” apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu “. Firman ini menegaskan, bahwa kalau kita berdoa, berdoalah dg tulus, mintalah dg sungguh sungguh dan lakukan apa yang benar, sesuai dengan kehendak Tuhan, lakukan itu dan nyatakanlah dalan setiap langkah kehidupan kita hari lepas hari, serta pikirkan bahwa kita telah menerima apa yang telah kita pinta dari Mya, percayalah Tuhan pasti mengabulkan setiap doa kita.
Tapi ingat saudaraku semua, Tuhan Allah tidak pernah dan tidak akan pernah memberkati mereka mereka yang ber prilaku tidak wajar sebagai manusia. Oleh karena itu, jadilah manusia yang wajar sebagai manusia sesuai dengan kehendak Tuhan, yaitu taat pada Nya dan ber sedia menjahui laranganNya.
Contoh beberapa berprilaku orang yang tidak wajar sebagai manusia adalah : 1. Suka membenci sesamanya. 2. Suka korupsi, fitnah, dll. Mwreka mereka itu suka melakukan perbuatan yang jelas bertentangan dg kehendak Tuhan.
Sedangkan orang yang berprilaku wajar sebagai manusia diantaranya sbb : 1. Suka melakukan kebaikan. 2. Saling mengasihi antarsesama. tanpa membedakan setatus sosial dan agamanya apa. 3. Suka memberi tentunya. Dll.
Karena itu marilah saat ini kita saling mengintrospeksi diri, dan kembali kepada jati diri kita sebagai anak anak Allah. Jadilah, lakukanlah, berperanlah sebagai manusia yang sewajarnya, dan tunjukan lah pada dunia bahwa kita adalah anak anak tetang. Tuhan Yesus memberkati. Amien.

By : Sudarmajitudeyang.
-
Srigala berbulu domba
Saudaraku yang di kasihi oleh Tuhan. Sebagai orang yang beragama, orang yang beriman, tentu tentu kita percaya dengan adanya Tuhan.
Sebagai sesama penganut agama nasrani, yang percaya dengan Allah Bapa, Yesus Kristus Sang putra dan persekutuan dg Roh Allkudus, mari kita sama sama luangkan waktu sejenak, untuk sama sama belajar, merenungkan dan menggumuli firman Tuhan, bahkan mari pula kita nyatakan firman itu dalam setiap langkah kehidupan kita hari demi hari, tentu itu semua demi kebaikan dan kedamaian hidup kita dg sesama ciptaanNya.
Pakailah aku Tuhan Sebagai bahan telaah dan renungan kita hari ini, kami ambil dari injil Yohanes 14 : 23. Yang demikian bunyinya :
“Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia “.https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1163627368504788
Saudaraku yang terkasih, rasanya telinga kita ini sudah terlalu sering mendengar orang berkata, ” saya mencintai Tuhan ku atau saya mencintai agamaku “. Itu tidak salah itu benar, memang sebagai orang beriman kepada Allah, harus seperti itu, akan tetapi pada kenyataannya dalam hidup sehari hari tidaklah demikian, banyak orang yang mengaku beriman akan tetapi justru membenci sesama nya, banyak orang yang sayang dan mencintai agamanya, akan tetapi kenyataannya mereka tak pernah melakukan perintah agamanya, ini lah potret kehidupan nyata yang terjadi. Berikutnya kalau hal yang demikian ini terus menerus terjadi dan diulang ulang, ini juatru akan membahayakan buat kehidupan manusia. Kenapa demikian, ya, karena manusia pada akhirnya saling mencurigai satu dg yang lain, saling menjatuhkan dan ingin menang sendiri, manusia akan saling memenangkan dirinya sendiri/kelompoknya sendiri. Dengan demikian berarti mereka itu, beragama dan percaya serta beriman hanya pada dirinya aendiri bukan pada Tuhan, karena Tuhan hanya di pakai sebagai topeng belaka. ( musang berbulu domba ).
Saudaraku karena itu pada saat ini, karena kasih setianya, Tuhan mengingatkan kepada kita, agar kita kembali ke jalan hidup yg di restui oleh Tuhan, di dalam firmanNya Tuhan mengatakan,
“Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia “.
Firman ini menegaskan, apabila seseorang benar benar beriman kepada Tuhan, benar benar sayang dan mencintai agamanya mereka harus melakukan/menuruti segala perintah agamanya/Tuhannya. Dan kalau ini benar benar di lakukan dengan baik, Tuhan Allah pasti menyertai setiap langkah hidupnya. Segala keperluan hidupnya akan di penuhi oleh Tuhan. Tuhan tentu akan terus menjaga hidupnya dan memberikan damai sejahtera.
Karena itu saudaraku terkasih, bagi yang sudah terlanjur banyak melakukan kesalahan dan melanggar perintah Tuhan, saat ini masih belum terlambat, masih ada waktu untuk bertobat ke jalan Tuhan. Kita minta maaf dg tulus, percayalah maaf kita pasti di terima oleh Tuhan.
Saudaraku yang terkasih, kiranya sedikit renungan ini boleh berkenan di hati dan tentu Tuhan memberkati kita semua. Amien

Sudarmajitudeyang
-
Beranda

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.