berserah Kepada Tuhan.
Ayat Alkitab Matius 26:39 sebagai natsnya, yang demikian bunyinya ” Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
saudaraku yang terkasih, sunggu luarbiasa teladan yang di berikan oleh Tuhan Yesus kepada kita, tentang cara hidup berserah sepenuhnya kepada Bapa yang di sorga. Tuhan Yesus datang sujud kepada Bapa dengan berdoa, dan menyerahkan diri sepenuhnya di hadapanNya.
pub-7007141651299451/p>
pub-7007141651299451br />bapak dan ibu yang berbahagia, apa yang dapat kita pelajari dari ayat ini? Mari kita belajar bersama-sama tentang cara berserah kepada Tuhan yang sesungguhnya dalam kehiduapn sehari-hari,
Berserah diri adalah suatu tindakan yang menyerahkan secara total segala kehidupan kita kepada Tuhan. Dan berserah tidaklah sama dengan menyerah atau pasrah. Sangat berbeda. Dan banyak yang keliru dalam menerapkan arti berserah diri.
Berserah yang keliru:
Pasrah dan menyerah pada keadaan
Tidak melakukan apapun
pub-7007141651299451/p>
Membiarkan diri terombang-ambing oleh arus kehidupan
orang Kristen yang percaya dan beriman pada Tuhan, berserah adalah sebuah bentuk ketaatan dalam menanti janji Allah.
sekarang bagaimana cara berserah kepada Tuhan, ala orang yang percaya pada Tuhan.
pub-7007141651299451/p>
pub-7007141651299451br />1. tetaplah fokus dan percaya hanya pada Tuhan.
saudara ku yang di kasihi Tuhan, hidup di dunia ini memang banyak masalah, banyak tantangan, banyak hal-hal yang tidak menyenangkan terjadi dalam kehiduan. Tapi orang yang percaya tetap menjadikan Tuhan Yesus sebagai fokus utama dari pada melihat semua masalah yang terjadi.
2. Tidak kuatir.
bapak dan ibu yang berbahagia, Berserah yang paling dasar adalah meninggalkan segala bentuk kekuatiran dalam hidup. Masa depan sungguh ada dan pengharapan itu pasti, ketika kita berserah kepada Tuhan maka akan ada semangat besar untuk mewujudkannya. Dan ketika yang terjadi di luar kendali maka kita tidak kuatir, karena Tuhan senantiasa memelihara.
3. Biarkan Tuhan bekerja.
Ketika hal-hal yang tidak diinginkan datang maka kita harus tetap taat dan diam dekat dengan Tuhan. Hidup dalam penantian dan tetap percaya kepada Tuhan. Kerjakan yang menjadi bagianmu dengan tetap berserah dan biarkan Tuhan menentukan..
Berserah bukanlah pasrah dan menyerah kepada keadaan. Tapi berserah adalah bentuk penyerahan diri secara total dan siap diatur oleh Tuhan.
Hidup ini seperti sedang berlayar di sebuah sungai yang deras bapak dan ibu, Kadang kita tidak perlu melawan arus kehidupan yang deras. Yang penting kita tidak hanyut dalam derasnya arus kehidupan.
Saudaraku terkasih, Kita hanya perlu tetap berserah diri dengan berkata: “Tuhan, inilah hidupku. Pakailah sesuai rencana-Mu.”
Dalam berserah, kita tidak boleh membiarkan hidup ini pasrah dan hanyut terbawa oleh gelombang. Kita hanya perlu tetap berdiri seimbang dalam perahu tersebut dan mengikuti sampai di mana kita akan berhenti. Itulah proses.
Saudaraku semua, dalam kenyataan hidup di dunia ini, Banyak yang berusaha melawan arus kehidupan, dengan upaya yang sangat keras dan akhirnya malah sebaliknya, semakin sulit dan tenggelam oleh derasnya arus sungai. Dan tidak sedikit yang lari.
Oleh karena itu, sebagai anak anak Allah, sebaiknya, Biarkanlah hidup ini mengalir namun jangan biarkan hidup terbawa arus. Tetap setia, tetap berpegang teguh dan percaya kepada Tuhan dengan segenap hati. Jangan bimbang dan marilah bersama-sama berserah dan menyerahkan seluruh kehidupan kita ke dalam Tangan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Amien.
pub-7007141651299451em> pub-7007141651299451strong>By : Sudarmsjitudeyang. pub-7007141651299451/em> pub-7007141651299451/p>
