Generasi muda yang kuat dalam iman dan pengharapan
Muda mudi semua yang dikasihi Tuhan, sebelum kita renungkan firman Tuhan, terlebih dulu mari kita memuji :
Melayani dengan sungguh
Ayat . 1
Melayani, melayani lebih sungguh
Melayani, melayani lebih sungguh Tuhan lebih dulu melayani kepadaku Melayani, melayani lebih sungguh
Mengasihi, mengasihi lebih sungguh Mengasihi, mengasihi lebih sungguh Tuhan lebih dulu mengasihi kepadaku Mengasihi, mengasihi lebih sungguh
Mengampuni, mengampuni lebih sungguh Mengampuni, mengampuni lebih sungguh Tuhan lebih dulu mengampuni kepadaku Mengampuni, mengampuni lebih sungguh
Salom saudaraku semua gimana kabarnya, !…. masih semangat,…..baiklah harapan kami, mudahan kita semua tetap dan terus terberkati oleh Tuhan. sesuai dengan themanya, saat ini kita akan berbicara mengenai, generasi muda yang kuat dalam iman dan pengharapan. Generasi muda, apa itu generasi muda, dalam bahasa internasional nya di sebut ” Young people” WHO mengelompokkan bahwa usia generasi muda itu kisaran umur 15 s/d 24 th. generasi muda adalah generasi penerus sebuah bangsa, yang tidak bisa dipandang sebelah mata tentunya, pemuda adalah pemegang tongkat estafet sebuah kepemimpinan. meskipun tidak sedikit pengamat, psikolog, menganalisis, bahwa kaum muda itu kebanyakan berkarakter temprament, emotionalnya meledak ledak, dan kurang terkontrol serta pribadinya sangat dinamis.
Begitu juga dengan keberadaan PEMUDA Gereja Kristen Jawi wetan yang terwadahi dalam sebuah wadah yang di singkat dengan KPPM. Pemuda gereja itu mempunyai peran sangat penting sekali, buat perkembangan dan kemajuan sebuah gereja atau jemaat. oleh karena itu, sebagai generasi penerus jemaat, pemuda harus bisa menempatkan diri mengambil kesempatan emas itu untuk ikut serta memajukan sebuah jemaat, pemuda harus berani berinofasi, menumbuh kembangkan ide dan gagasan serta terus berusaha berinspirasi untuk bisa memberikan sumbangsih pikirannya buat gereja. ambil contoh : seperti retret kali ini, kegiatan ini bisa saya katakan adalah sebuah hasil pemikiran kaum muda gereja, yang mungkin juga melalui pergumulan panjang, sehingga diputuskanyalah sebuah kegiatan untuk menyegarkan iman kaum muda, dengan cara menyendiri, menjauhkan diri sementara dari keramaian atau hiruk pikuk kegiatan sehari hari, meditasi, mendekatkan diri kepada Syang Ilahi. ( yang kemudian di sebut retret ). hal semacam ini pernah dilakukan oleh Tuhan Yesus, ketika Tuhan Yesus, setelah memberi makan limaribu orang, kemudian Ia naik ke atas bukit untuk berdoa sendirian. Matius 14:23 Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.
Kuat dalam iman :
kuat berarti kokoh tak tergoyahkan, sedangkan iman, salah satunya dapat diartikan, suatu keyakinan pada sesuatu yang tidak kelihatan akan tetapi kekuatannya dapat dirasakan. sebagai generasi muda gereja, yang kuat dalam iman, berarti sudah tidak harus diragukan lagi keyakinannya kepada Tuhan Yesus, generasi muda gereja yang kuat dalam iman, berarti suatu generasi muda yang benar benar mampu merasakan kekuatan roh Kudus dalam hidupnya. suatu generasi muda gereja yang benar benar menyediakan diri untuk berproses bersama Tuhan, menjadi lebih baik lagi. dan karena kekuatan imannya itu kepada Yesus, yang akhirnya menumbuhkan, suatu pengharapan yang luarbiasa.
Muda mudi yang di kasihi oleh Tuhan, Retret ini adalah salah satu cara, atau boleh saya katakan sebagai salah satu media begitu, untuk menumbuh kembangkan kekuatan iman kita kepada Tuhan.
selanjutnya pengharapan, iman yang kuat tentu akan menumbuhkan pengharapan. firman Tuhan dalam 1 Petrus 1:3 mengatakan ” Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan, muda mudi yang berbahagia, ayat ini didalamnya syarat dengan makna kehidupa yang sungguh luarbiasa, ada filsafat kehidupan yang sangat dalam bagi orang orang yang percaya kepada Tuhan. saudaraku semua kita tau, dunia orang mati adalah dunia kegelapan, dunia tak berpengharapan, karena di dalamnya tak lagi ada kehidupan. oleh karena itu, dengan rahmatNya Tuhan kita Yesus Kristus, kita di lahirkan kembali, dan dengan kebamgkitanNya dari antara orang mati, kita diangkat dari dunia kegelapan atau dunianya orang mati menuju kedunia yang penuh dengan pengharapan. oleh karena itu juga lah, barang siapa yang percaya, beriman sepenuhnya kepada Tuhan, meskipun dia mati akan tetapi sebenarnya dia tidak mati, tetapi justru dia memulai hidup baru, hidup kekal penuh kebahagiaan bersama Tuhan di sorga. selanjutnya, berpengharapan, berarti kita percaya bahwa janji Tuhan pasti akan digenapi, hidup berpengharapan berarti kita menaruh sepenuhnya masadepan hidup ini hanya pada Tuhan. sekarang pertanyaannya, bagai mana kita bisa mengimplementasikan ” generasi muda yang kuat dalam iman dan pengharapan ” dalam kehidupan hari lepas hari..???. ( untuk pembahasannya kita lanjutkan pada ibadah besuk pagi ). akhirnya saya ucapkan selamat malam selamat beristirahat Tuhan Yesus memberkati Amie.
By : Sudarmajitudeyang.
