Kotbah, 12 Agustus 2021
Yeremia 31 : 1 – 6.1.”Pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan menjadi Allah segala kaum keluarga Israel dan mereka akan menjadi umat-Ku. 2.Beginilah firman TUHAN: Ia mendapat kasih karunia di padang gurun, yaitu bangsa yang terluput dari pedang itu! Israel berjalan mencari istirahat bagi dirinya! 3.Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu. 4.Aku akan membangun engkau kembali, sehingga engkau dibangun, hai anak dara Israel! Engkau akan menghiasi dirimu kembali dengan rebana dan akan tampil dalam tari-tarian orang yang bersukaria. 5.Engkau akan membuat kebun anggur kembali di gunung-gunung Samaria; ya, orang-orang yang membuatnya akan memetik hasilnya pula. 6.Sungguh, akan datang harinya bahwa para penjaga akan berseru di gunung Efraim: Ayo, marilah kita naik ke Sion, kepada TUHAN, Allah kita!
Saudara ku terkasih, Ada sebuah istilah yang sering kita dengar, “badai pasti berlalu” sebuah istilah yang menggambarkan tentang semangat, tentang motivasi ketika kita sedang menghadapi persoalan hidup, ketika kita meghadapi sebuah musibah, ketika kita sedang dalam fase terpuruk dalam kehidupan. Pada dasarnya kita mampu untuk keluar, mampu untuk bertahan, mampu untuk terus berjalan dan melewati badai yang sedang menerpa kehidupan. Dan kita dapat merasakan bahwa itu semua merupakan berkat kasih karuna Tuhan yang menopang kia untuk mampu melewati setiap badai yang ada, dan itu merupakan kasih Tuhan yang begitu besar dalam kehidupan kita.
Sama halnya dengan bacaan kita pada pagi hari ini, Allah menunjukan kasih-Nya, kepada bangsa Israel dengan membuat perjanjian baru dimana Allah menjanjikan akan memulihkan umat-Nya dimasa depan, memulihkan bangsa Israel dari masa pembuangan. Dalam ayat 4 – 6 merupakan janji Allah kepada umat-Nya.Bapak, ibuk serta saudara yang dikasihi Tuhan.Kita saat ini sedang berada di Tahun yang penuh dengan ketidak pastian, tahun yang penuh dengan pergumulan hidup. Segala aspek kehidupan begitu lambat untuk bergerak, dan kita semua mengalaminya, merasakannya.
Begitu berat memang hidup di tengah pandemi covid 19 yang tengah berlangsung saat ini, dan entah kapan berakhirnya, hanya Tuhan yang tau, karena pandemi semua aspek kehidupan menjadi terganggu, bahkan di luar sana tidak sedikit orang yang kehilang pekerjaan dan lain sebagainya, selanjutnya sausaraku terkasih, ditengah-tengah pergumulan hidup ini, kita harus tetap yakin dan percaya bahwa janji Tuhan tetap sama dan terus berlaku dari dulu hingga sekarang.
Kalau Tuhan sudah berjanji, percaya dan yakinlah Ia akan menepati janji-Nya. Saudara dan saya ini adalah orang orang yg dipilih dan di panggil oleh Tuhan untuk menerima penggenapan janji itu. Meskipun terkesan lama sekali waktunya, tetapi percayalah bahwa semua pasti indah pada waktunya, dan Tuhan pasti menepati janji nya.Saudaraku semua yg terkasih di dlm nama Tuhan kita Yesus Kristus, kiranya, sedikit renungan hari ini, benar benar mampu menguatkan, menabahkan, dan terus menyemangati hati dan pukiran kita, untuk tetap tegar, menapakan kaki utuk terus melangkah dg pasti dlm menapaki kehidupan ini, dan yakin bahwa “badai pasati berlalu” Tuhan Yesus memberkati Amien. mari kita ambil saat teduh sejenak.
Sudarmajitudeyang
